Menguasai Semua Lini
April 24, 2008 Category: Motivations 6 Comments »
Seorang anak laki-laki terdengar berbicara kepada dirinya sendiri ketika ia menapaki halaman belakang rumahnya, topi bisbol terpasang pada tempatnya, dan ia mulai melempar-lemparkan bola dan mengayun-ngayun tongkat bisbolnya. “Aku adalah pemain bisbol paling hebat di dunia,” katanya dengan bangga. Kemudian ia melemparkan bola ke udara, mengayunkan tongkat, dan wuss! meleset. Tidak berkecil hati, ia memungut bola itu, melontarkannya ke udara dan berkata kepada dirinya sendiri, “Aku adalah pemain paling hebat yang pernah ada!” Ia memukulkan tongkat ke bola itu kembali, dan ia gagal lagi. Ia berhenti sebentar untuk mengamati bola dan tongkat itu dengan seksama. Lalu sekali lagi ia melambungkan bola itu ke udara dan berkata, “Aku adalah pemain bisbol paling hebat yang pernah ada.” Ia mengayunkan tongkatnya keras-keras dan lagi-lagi pukulannya luput.
“Wah!” serunya. “Aku adalah pelempar bola yang luar biasa!”
April 24th, 2008 at 12:09 pm
Sepertinya tidak pernah berhenti mencoba meski berulang kali gagal mungkin itu maksudnya ya kang Asep
April 25th, 2008 at 12:41 am
itu adalah satu pola atau salah stu cara untuk menyemangati diri. Ucapkan itu berulang2! kata P Wongso itu adalah satu cara merusak pola yang sudah ada. Neng teksih dereng mudeng nopo tegede, mengusasai smua lini
April 25th, 2008 at 4:28 am
Ada apa om? Akhir2 ini kog blognya susah dibuka dan tampilannya kog bisa berubah jadi sederhana gini
Ceritanya seru om… Sering2 ya om asep…
April 26th, 2008 at 11:19 am
Numpang absen doang setelah 1 minggu lebih koneksi ga karuan. i’m back
April 26th, 2008 at 1:14 pm
keberhasilan bukan nilai tertinggi dari sebuah perjuangan tetapi prosesnya.
June 30th, 2008 at 10:49 am
Nice website!!