Menguasai Semua Lini

April 24, 2008    Category: Motivations    6 Comments »

Seorang anak laki-laki terdengar berbicara kepada dirinya sendiri ketika ia menapaki halaman belakang rumahnya, topi bisbol terpasang pada tempatnya, dan ia mulai melempar-lemparkan bola dan mengayun-ngayun tongkat bisbolnya. “Aku adalah pemain bisbol paling hebat di dunia,” katanya dengan bangga. Kemudian ia melemparkan bola ke udara, mengayunkan tongkat, dan wuss! meleset. Tidak berkecil hati, ia memungut bola itu, melontarkannya ke udara dan berkata kepada dirinya sendiri, “Aku adalah pemain paling hebat yang pernah ada!” Ia memukulkan tongkat ke bola itu kembali, dan ia gagal lagi. Ia berhenti sebentar untuk mengamati bola dan tongkat itu dengan seksama. Lalu sekali lagi ia melambungkan bola itu ke udara dan berkata, “Aku adalah pemain bisbol paling hebat yang pernah ada.” Ia mengayunkan tongkatnya keras-keras dan lagi-lagi pukulannya luput.

“Wah!” serunya. “Aku adalah pelempar bola yang luar biasa!”





6 Responses to “Menguasai Semua Lini”

  1. hakimtea Says:

    Sepertinya tidak pernah berhenti mencoba meski berulang kali gagal mungkin itu maksudnya ya kang Asep :)

  2. abiaz Says:

    itu adalah satu pola atau salah stu cara untuk menyemangati diri. Ucapkan itu berulang2! kata P Wongso itu adalah satu cara merusak pola yang sudah ada. Neng teksih dereng mudeng nopo tegede, mengusasai smua lini :-?

  3. Adieska Says:

    Ada apa om? Akhir2 ini kog blognya susah dibuka dan tampilannya kog bisa berubah jadi sederhana gini :) Ceritanya seru om… Sering2 ya om asep…

  4. haMeedFinder Says:

    Numpang absen doang setelah 1 minggu lebih koneksi ga karuan. i’m back :D

  5. Bilik Puisi Says:

    keberhasilan bukan nilai tertinggi dari sebuah perjuangan tetapi prosesnya.

  6. baby Says:

    Nice website!!

Leave a Reply


SHOUTBOX

RECENT COMMENTS

BOXLOG ARCHIVES

BLOGROLL

BOOKMARKS

ADMIN ONLY