Bingkisan Untuk Sang Kupu-Kupu
1 May 2008 Category: Keluarga 6 Comments »
Siapa bilang bahwa kita membutuhkan banyak uang untuk memberikan bingkisan langka pada orang lain? Untuk itu kita tidak memerlukan banyak uang. Barangkali kita tidak mempunyai apa-apa. Namun sekali-sekali jangan berpikir bahwa mutu sebuah bingkisan yang kita berikan pada orang lain, terlebih untuk orang yang kita cintai ditentukan oleh harganya.
Tak seorangpun dapat menyaingi kita dalam hal memberikan bingkisan langka itu!
Kekuatan & Kecantikan Sayap Kupu-Kupu
30 April 2008 Category: Keluarga 4 Comments »
Eduardo, seperti nama di sebuah Telenovela. Ia menggambarkan sosok laki-laki pecinta namun rapuh, mudah berpindah. Lupa akan perjalanan, lupa akan kendaraan saat ia berjalan. Seakan turun dan berjalan tanpa menengok lagi ke belakang. Bahkan lupa membayar ongkos dari perjalanan tersebut.
Marimar, diperankan seorang gadis lugu 14 tahun yang polos. Namun tergambar sosok gadis yang kuat, teguh akan pendirian dan mampu bertahan pada apa yang seharusnya ia pertahankan.
Perjalanan yang dilakukan Marimar tidak mampu dilakukan Eduardo, begitu perbedaan yang nampak dari keduanya. Read more »
Acara Tumpengan HakimteaTM
5 April 2008 Category: Keluarga, Ngeblog 1 Comment »
Senang bisa hadir di acara tumpengan pindahnya Kang Hakimtea ke rumah barunya, www.hakimtea.com. Saya bergegas menaiki pesawat pertama ketika mengintip ada selentingan acara tersebut akan segera dimulai, memang benar sudah hadir 5 undangan disana. Boxlog peserta ke-6 yang menulis di buku tamunya. Yang menarik dari acara tersebut adalah acara silaturahmi, mengenal lebih jauh eh… lebih dekat (mana nih yang benar?) Read more »
OST: Ayat-Ayat Cinta (Download)
17 March 2008 Category: Keluarga 3 Comments »
[audio:aac.mp3]
Desir pasir di padang tandus
segersang pemikiran hati
terkisah ku di antara cinta yang rumit
Bila keyakinanku datang
kasih bukan sekadar cinta
pengorbanan cinta yang agung
ku pertaruhkan
Novel Ayat-Ayat Cinta
10 March 2008 Category: Keluarga 4 Comments »
Tengah hari ini, kota Cairo seakan membara. Matahari berpijar di tengah petala langit. Seumpama lidah api yang menjulur dan menjilat-jilat bumi. Tanah dan pasir menguapkan bau neraka. Hembusan angin sahara disertai debu yang bergulung-gulung menambah panas udara semakin tinggi dari detik ke detik. Penduduknya, banyak yang berlindung dalam flat yang ada dalam apartemen-apartemen berbentuk kubus dengan pintu, jendela dan tirai tertutup rapat.
Memang, istirahat di dalam flat sambil menghidupkan pendingin ruangan jauh lebih nyaman daripada berjalan ke luar rumah, meski sekadar untuk shalat berjamaah di masjid. Panggilan azan zhuhur dari ribuan menara yang bertebaran di seantero kota hanya mampu menggugah dan menggerakkan hati mereka yang benar-benar tebal imannya. Mereka yang memiliki tekad beribadah sesempurna mungkin dalam segala musim dan cuaca, seperti karang yang tegak berdiri dalam deburan ombak, terpaan badai, dan sengatan matahari. Ia tetap teguh berdiri seperti yang dititahkan Tuhan sambil bertasbih tak kenal kesah. Atau, seperti matahari yang telah jutaan tahun membakar tubuhnya untuk memberikan penerangan ke bumi dan seantero mayapada. Ia tiada pernah mengeluh, tiada pernah mengerang sedetik pun menjalankan titah Tuhan. Read more »
Jalan Sore-Sore
16 February 2008 Category: Keluarga No Comments »
Sejak sekitar tahun 199x-2000, saya masih sering melakukan aktivitas jalan sore-sore dan berkumpul bercengkerama dengan banyak teman lama di wilayah pertokoan Kuningan Plaza, ada beberapa teman yang memiliki kios atau toko kecil yang kami jadikan tempat ngobrol, hampir setiap sore. Tahun-tahun tersebut kesibukan memang tidak sepadat sekarang. Kami masih banyak memiliki waktu untuk sekedar membuangnya dengan mengobrol. Read more »